Dari Lantai Kostan ke Puncak Karier IT: Sebuah Perjalanan Iman dan Kerja Keras
Malam itu saya tidur di lantai kosan tanpa alas. Dingin ubin menembus tulang, tapi besok pagi saya harus berjalan 5 kilometer untuk interview kerja. Saat itu saya belum tahu, langkah kecil itulah yang mengubah hidup saya.
Sebelum dikenal sebagai Senior Android Developer dengan pengalaman lebih dari 10 tahun membangun aplikasi skala nasional, ada cerita panjang yang tidak terlihat di balik baris-baris kode ini.
Diremehkan Karena Asal-Usul
Berasal dari kampung seringkali membuat orang lain menaruh label “tidak mampu”. Saya pernah diremehkan oleh atasan, bahkan diragukan oleh keluarga sendiri. Pertanyaan yang sering muncul menyakitkan: mungkinkah anak kampung bisa sukses di industri teknologi?
Perjuangan Mandiri dan Malam-Malam di Lantai Dingin
Saya membuktikan bahwa takdir tidak ditentukan asal-usul, tetapi tekad dan izin Allah SWT. Tanpa bantuan materi dari orang tua, saya merantau ke Jakarta. Tidak punya tempat tinggal, saya menumpang di kost teman dan tidur di lantai tanpa alas—hanya berteman dinginnya ubin dan harapan.
Langkah Kaki Menuju Harapan
Saya berjalan kaki hampir 5 kilometer untuk interview kerja. Matahari terasa panas, sepatu tipis, kaki pegal, tapi saya terus melangkah. Karena jika berhenti, mungkin kesempatan itu hilang selamanya. Setiap langkah saya iringi doa, yakin Allah tidak menyia-nyiakan hamba-Nya yang berusaha.
Evolusi Profesional: Membangun Bangsa Melalui Kode
Alhamdulillah, satu per satu pintu terbuka. Tahun demi tahun saya belajar, lembur, dan gagal berkali-kali. Saya dipercaya mengerjakan sistem e-wallet nasional, bergabung dengan tim aplikasi streaming terbesar di Indonesia, hingga akhirnya memimpin tim sebagai IT Manager.
Matang Sebagai Pemimpin
Menjadi IT Manager mengajarkan saya manajemen tim, strategi teknologi, dan bagaimana menyelaraskan solusi IT dengan kebutuhan bisnis. Bukan hanya coding, tapi kepemimpinan.
Akhir Perjalanan: Melahirkan IT Kamilab
Pada tahun 2024 saya mendirikan IT Kamilab melalui https://itkamilab.com untuk membantu perusahaan membangun solusi digital yang berdampak.
Kini saya sadar, semua ini bukan semata karena kemampuan saya, melainkan pertolongan Allah SWT. Dari lantai kostan itulah perjalanan ini dimulai.
Bukan tempat kita memulai yang menentukan, tetapi seberapa kuat kita bertahan. Allah tidak pernah salah memilih medan ujian untuk hamba-Nya.
Ceritamu sungguh menakjubkan, air mataku ikut menetes. Tetap semangat ya!
BalasHapus